Pengelolaan Pengembanagan AUD
Nama :
Brigita Ika Susanti
NPM :
17.1.01.11.0019
Fak/Prodi :
FKIP / PG-PAUD
Mata Kuliah :
Pengelolaan Pengembangan AUD
Tingkat/Semester :
3 / 5
A.
Pengertian
Manajemen Pendidikan Menurut Para Ahli
Berikut
ini adalah definisi pengertian manajemen pendidikan menurut ahlinya berdasarkan
hasil risetnya.
Mulyasa (2002:19)
Pengertian
manajemen pendidikan menurut Mulyasa adalah segala sesuatu yang berkenaan
dengan pengollan proses pendidikan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan,
baik tujuan jangka pendek, menengah, maupun tujuan jangka panjang.
B.
Ruang
Lingkup Manajemen PAUD
Pada prinsipnya ruang lingkup manajemen di PAUD sama dengan
di lembaga pendidikan lainnya , yang membedakannya hanya dari segi
peristilahannya saja. Adapun ruang lingkup manajemen di PAUD adalah sebagai
berikut :
|
No
|
ASPEK
MANAJEMEN
|
RUANG
LINGKUP KEGIATAN
|
|
1
|
Program
Pembelajaran
|
1.
penyusunan
program kerja tahunan
2.
penyusunan
kalender pendidikan
3.
penyusunan
satuan kegiatan tahunan & mingguan
4.
pengaturan
pembukaan tahun ajaran baru
5.
pengaturan
pelaksanaan KBM
6.
pengaturan
kegiatan bermain
7.
pengaturan
kegiatan evaluasi
8.
pengaturan
kegiatan bimbingan dan penyuluhan
9.
pengaturan
penutupan tahun ajaran
|
|
2
|
Kesiswaan
|
1.
perencanaan
kesiswaan
2.
pengaturan
penerimaan siswa baru
3.
pengelompokan
siswa, pencatatan kehadiran siswa
4.
pembinaan
disiplin siswa, pengaturan mutasi siswa
5.
pengaturan
kelulusan
6.
pengaturan
pelaksanaan program layanan khusus
|
|
3
|
Kepegawaian
|
1.
perencanaan
pegawai
2.
pengadaan
pegawai
3.
pengangkatan
pegawai
4.
pembagian
pegawai
5.
pengembangan
pegawai
6.
pengurusan
kenaikan pangkat pegawai
7.
pengurusan
mutasi pegawai
8.
pemberhentian
pegawai
|
|
4
|
Sarana
dan Prasarana
|
1.
pengadaan
sarana & prasarana
2.
pendistribusian
sarana & prasarana
3.
pemakaian
sarana & prasarana
4.
pemeliharaan
sarana & prasarana
5.
inventarisasi
sarana & prasarana
|
|
Keuangan
|
1.
perencanaan
anggaran tahunan
2.
pengadaan
anggaran
3.
pendistribusian
anggaran
4.
pelaksanaan
anggaran
5.
pembukuan
keuangan
6.
pertanggungjawaban
keuangan
|
|
|
6
|
Hubungan
dengan Masyarakat
|
1.
analisis
kebutuhan hubungan dengan masyarakat
2.
pengembangan
program hubungan dengan masyarakat
3.
pengaturan
pelaksanaan hubungan dengan masyarakat
4.
pencatatan
kegiatan hubungan dengan masyarakat
|
C. Tugas Manajemen PAUD :
1. Tugas Pengelola Lembaga PAUD
§ Menyusun rencana program dan
kegiatan tahunan dengan melibatkan bagian tata usaha dan penanggung jawab
masing-masing program layanan (misalnya TK, KB, TPA, SPS).
§ Mengorganisasikan dan
mengkoordinasikan pelaksanaan program yang dilaksanakan di lembaga PAUD
Terpadu.
§ Melakukan pengawasan dan evaluasi
seluruh program dan kegiatan yang diselenggarakan oleh lembaga PAUD Terpadu.
§ Melakukan kerja sama dengan berbagai
lembaga, organisasi, instansi, dan masyarakat dalam rangka peningkatan akses
dan mutu layanan PAUD di lembaga PAUD Terpadu.
2. Tugas Kepala PAUD / Wakilnya
§ Menyusun rencana program dan
kegiatan tahunan yang menjadi tanggung jawabnya, dengan melibatkan pendidik
PAUD.
§ Mengorganisasikan dan
mengkoordinasikan pelaksanaan program pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru,
guru pendamping, pengasuh.
§ Melakukan pembinaan terhadap program
dan kegiatan yang diselenggarakan guru, guru pendamping, dan pengasuh.
§ Melakukan kerjasama dengan
penanggung jawab program lainnya dalam rangka mutu layanan PAUD di lembaga PAUD
Terpadu.
3. Tugas Tenaga Pendidik PAUD
§ Menyusun persiapan pembelajaran
§ Melaksanakan program pembelajaran
§ Melakukan penilaian pembel2. Lingkup
Pembinaanajaran
Petugas Pembina untuk Program PAUD adalah dari unsur UPTD
Dinas Pendidikan Kecamatan dan lembaga penyelenggara PAUD (Penasehat) yang
bersangkutan. Untuk kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh petugas Dinas
Pendidikan terbatas pada lingkup pembinaan program PAUD.
D. Prinsip Manajemen PAUD
Manajemen paud biasanya dilakukan oleh kepala sekolah atau disebut
pengelola paud, ada 4 prinsip yang harus dijalankan agar manajemen yang
dimpimpinnya berjalan dan berfungsi dengan baik yaitu:
1. Komitmen dan Ketegasan
Komitmen ditujukan kepada kesanggupan kepala sekolah dalam memajukan
lembaganya. Guru, staf administrasi anak didik, orang tua, dan lingkungan
masyarakat harus turut mendukungnya. Mereka harus memiliki komitmen yang kuat
untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak sesuai dengan tugas
masing-masing. Seorang kepala sekolah sebagai pemimpin paud juga harus
memiliki ketegasan terhadap semua komponen manajemen yang dikelolanya.
2. Profesionalisme
Profesionalitas berkaitan dengan kedisiplinan menjalankan lembaga sesuai
dengan standar prosedur yang berlaku. Lembaga paud yang dikelola dengan
profesional akan lebih unggul dan tampak lebih rapi, disiplin, teratur, dan
jelas dalam melaksanakan program.
3. Komunikasi dan Koordinasi
Dalam sebuah lembaga paud pasti melibatkan banyak komponen sumber daya
manusia, tugas pengelola paud (kepala sekolah) adalah mengkomunikasikan dan
mengkoordinasikan program yang sedang berjalan sehingga program terlaksana
sesuai harapan dengan hasil yang efektif dan efisien.
Tanpa komunikasi dan koordinasi, manajemen sebaik apapun tidak akan
berhasil menjalankan roda kelembagaan paud, karena akan memunculkan sikap
lempar tanggung jawab, menghindari beban pekerjaan antar personel.
4. Kompetisi
Seorang kepala sekolah yang
baik harus membebaskan guru-guru dalam mendidik anak-anak tanpa campur tangan
yang dapat mengganggu seorang guru dalam menjalankan tugasnya. Caranya adalah
dengan memberikan reward (hadiah) dan punishment (hukuman) guna menciptakan iklim kompetisi
yang sehat.
Dengan adanya iklim kompetisi yang sehat dengan cara pemberian hadiah /
penghargaan bagi guru yang berprestasi dibidang tertentu, pernah menjuarai
lomba pembuatan ape tingka provinsi misalnya, maka guru tersebut harus
mendapatkan penghargaan dari sekolah. Hal ini akan menjadi penyemangat motivasi
guru lain untuk dapat memacu diri mereka agar lebih baik dan hasilnya adalah
paud yang ayah bunda pimpin akan maju.
E. Fungsi Manajemen PAUD
Dengan
adanya manajemen paud, akan mempermudah bagi pengelola atau kepala paud untuk
melakukan perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, dan pengawasan.
1. Perencanaan
Perencanaan dalam
penyelenggaraan pendidikan anak usia dini sudah dituangkan ke dalam visi misi
lembaga, dan strategi untuk mencapai tujuannya. Usahakan dalam membuat
perencanaan dilengkapi dengan tabel penjadwalan (time schedule) kapan program mulai dan selesai.
Perencanaan ini akan membuat program berjalan matang dan tepat waktu.
2. Pengorganisasian
Selain perencanaan yang matang, hal yang tidak kalah penting dalam
keberhasilan program paud adalah pengorganisasian. Bagilah tugas secara
profesional sesuai dengan kemampuan yang dimiliki masing-masing sumber daya
individu yang ada.
Dengan adanya manajemen paud, pengorganisasian akan dapat dilakukan dengan
mudah karena komponen paud yang di dalamnya terdapat sumber daya dapat bekerja
bersama-sama membentuk sebuah sistem untuk mencapai tujuan tertentu.
3. Kepemimpinan
Seorang pengelola paud tidak boleh disibukkan dengan perkerjaan intern
lembaga yang dipimpinyya. Ia harus melihat keluar mencari ide dan inspirasi
baru agar paud yang dipimpinnya bisa maju. Pengelola paud juga harus mengajar
di kelas dan tentu jam mengajarnya tidak sebanyak guru-guru lain karena ia juga
harus tahu kondisi lapangan dengan instansi yang dipimpinnya sehingga ia
mengetahui persis program yang bagaimana yang seharusnya dilaksanakan.
4. Pengawasan
Dengan adanya manajemen paud pengawasan akan menjadi lebih mudah karena
pengelola paud akan membagi pekerjaan terhadap individu-individu yang terlibat
guna mencapai tujuan. Sebuah rencana program harus diawasi / dikontrol / di
supervisi yang tujuannya bukan untuk menilai baik atau buruk akan tetapi seorang
kepala sekolah harus memberikan motivasi, arahan, dalam lebih mengoptimalkan
lagi hasil kerja yang dicapai para individu.
terima kasih, sumbernya lebih dari satu kurang diperjelas tulisan itu bersumbernya darimana
ReplyDelete