Pengelolaan Pengembangan Anak Usia Dini
nama : dewi safitri
npm : 17.1.01.11.0015
TKT/ SMT : 3 / 5
npm : 17.1.01.11.0015
TKT/ SMT : 3 / 5
PRINSIP PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI
Prinsip-prinsip
perkembangan tersebut dapat kita gunakan sebagai acuan dalam menyelenggarakan
pendidikan untuk anak usia dini. Pada penyelenggaraan pendidikan anak usia
dini, terdapat 4 prinsip utama yang harus diperhatikan yaitu sebagai berikut
(Abdulhak, 2003).
1. Holistik
dan terpadu
Pendidikan
anak usia dini perlu dilakukan dengan terarah ke pengembangan segenap aspek
pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak serta dilaksanakan secara
terintegrasi dalam suatu kesatuan program yang utuh dan proporsional. Secara
makro, prinsip ini juga memiliki makna bahwa penyelenggaraan PAUD dilakukan
secara terintegrasi dengan sistem sosial yang ada di masyarakat dan menyertakan
segenap komponen masyarakat sesuai dengan tanggung jawab dan kewenangannya. Hal
ini memerlukan keselarasan antara pendidikan yang dilakukan dalam berbagai
lembaga; keluarga, sekolah, dan masyarakat.
2. Berbasis
keilmuan Praktek
PAUD
yang tepat perlu dikembangkan berdasarkan temuantemuan terkini dalam bidang
ilmu yang relevan. Para ahli PAUD perlu selalu menyebarluaskan temuan ilmiahnya
sehingga dapat segera diaplikasikan oleh para pendidik PAUD. Di samping itu,
para pendidik PAUD juga diharapkan untuk senantiasa mengikuti perkembangan ilmu
tentang PAUD melalui berbagai sumber seperti buku, jurnal, seminar atau jelajah
internet.
3. Berorientasi
pada perkembangan anak
PAUD perlu dilaksanakan sesuai dengan
karakteristik dan tingkat perkembangan anak sehingga proses pendidikan yang
dilakukan bersifat tidak terstruktur, informal, responsif terhadap perbedaan
individual anak, dan melalui aktivitas langsung dalam suasana bermain.
4. Berorientasi
pada masyarakat
PAUD
perlu berorientasi pada masyarakat karena anak adalah bagian dari masyarakat
dan sekaligus sebagai generasi penerus masyarakat. Diharapkan penyelenggaraan
PAUD berlandaskan dan turut mengembangkan nilai-nilai sosial budaya yang berkembang pada masyarakat
tersebut. Prinsip ini juga mensyaratkan perlunya PAUD memanfaatkan potensi
lokal di masyarakat, baik keragaman sosial budaya maupun sumber daya.
terima kasih bisa ditambahkan contoh konkret dari kajian diatas
ReplyDelete