tugas resume semikjar 3
Nama Kelompok 1
1. Ima Rodiah (17.1.01.11.0001)
2. Suryaning Ayu Febriani (17.1.01.11.0008)
1. Ima Rodiah (17.1.01.11.0001)
2. Suryaning Ayu Febriani (17.1.01.11.0008)
Pembelajaran Kolaberatif
Prinsip
dasar kolaboratif adalah dengan
terjalinnya kerjasama antar kelompok dimana akan menjadi lawan sebagai ajang kompetensi yang menggabungkan masing-masing keunggulan individu.
Konsep
pembelajaran kolaboratif merupakan dasar dari pemikiran Vygotsky dalam kajian konsep pembelajaran konstruktivisme. Teori Vygotsky, (dalam Parwoto, 2017;99) gagasan utama berasal dari
berangkatnya pengalaman sosial, dimana membangun sebuah pengalaman awal dalam diri anak tetapi ada pengaruh lingkungan sekitar yang akan memaknai capaiannya dalam perkembangan. Selain itu, pembelajaran kolaboratif juga berdasarkan pada teori Piaget kontruktivisme dimana
mengenalkan Active Learning (Parwoto, 2017;100) yang menjelaskan bahwa anak akan melakukan tugas jika mereka bisa berpikir secara kelompok.
Pembelajaran kolaboratif tidak akan ada pembedaan mengerjakan tugas di masing-masing individu ketika dalam kelompok, melainkan ketika tugas merupakan milik dan tanggung jawab yang harus dikerjakan bersama. Menurut Gerlach, (dalam, Suryani,2019:10) mengartikan collaborative learning is an educational approach to teaching and learning that involves groups of students educational
berangkatnya pengalaman sosial, dimana membangun sebuah pengalaman awal dalam diri anak tetapi ada pengaruh lingkungan sekitar yang akan memaknai capaiannya dalam perkembangan. Selain itu, pembelajaran kolaboratif juga berdasarkan pada teori Piaget kontruktivisme dimana
mengenalkan Active Learning (Parwoto, 2017;100) yang menjelaskan bahwa anak akan melakukan tugas jika mereka bisa berpikir secara kelompok.
Pembelajaran kolaboratif tidak akan ada pembedaan mengerjakan tugas di masing-masing individu ketika dalam kelompok, melainkan ketika tugas merupakan milik dan tanggung jawab yang harus dikerjakan bersama. Menurut Gerlach, (dalam, Suryani,2019:10) mengartikan collaborative learning is an educational approach to teaching and learning that involves groups of students educational
appoaach to teaching and learning that involves groups of students
working
together to solve a problem, complete a task, or create a product. menjelaskan batasan bahwa pengembangan kolaborasi menekankan akan pentingnya pengalaman awal bermakna serta pemecahan masalah secara intelektual juga sebagai aspek pengaruh sosial juga dalam hidup berkelompok fungsinya mencari pemecahan masalah melalui bertanya
serta menghasilkan produk tentunya sesuai anak usia dini.
together to solve a problem, complete a task, or create a product. menjelaskan batasan bahwa pengembangan kolaborasi menekankan akan pentingnya pengalaman awal bermakna serta pemecahan masalah secara intelektual juga sebagai aspek pengaruh sosial juga dalam hidup berkelompok fungsinya mencari pemecahan masalah melalui bertanya
serta menghasilkan produk tentunya sesuai anak usia dini.
Menurut Parten, (dalam Ariin, Rohendi dan Istanti, (2019: 5) mengemukakan
bahwa bermain secara kolaboratif merupakan adanya aktivitas yang
dilakukan secara bersama-sama dimana bermain kolaboratif (Cooperative Play) merupakan tingkat tertinggi dalam tahapan perkembangan bermain
dimana akan mencerminkan tingkat perkembangan social dari bagaimana
bermai individu ke bermain bersama. Rancangan yang disusun dengan bermain kolaboratif dimana harus dilakukan bersama dalam kelompok dengan menjunjung tinggi azas kerjasama guru hanya berperan sebagai pendamping serta fasilitator dimana pembagian tahapan dalam bermain kolaboratif adalah kegiatan awal merencanakan kegiatan yang
dilakukan, melaksanakan rancangan kegiatan dan evaluasi proses kegiatan yang sudah dilakukan.
|
Variabel
|
Metode
|
Capaian Perkembangan Sosem
|
Hasil
|
|
Pengendalian
emosi |
Bermain Kolaboratif
Tugas kelompok Tugas Individu |
Anak mampu mengetahui rasa senang
pada dirinya sendiri |
MB
|
|
Anak mampu mengetahui rasa sedih
pada dirinya |
MB
|
||
|
Anak mampu meluapkan rasa marah
secara wajar |
BB
|
||
|
Anak mampu mengungkapkan pendapat
|
MB
|
||
|
Anak mampu bersikap sesuai diterima
kelompok sosialnya |
MB
|
||
|
Anak mampu mengkomunikasikan hasil
karya individunya |
BSB
|
||
|
Anak mampu menahan diri saat teman
mengkomunikasikan hasil karyanya |
BB
|
Penjabaran dari tabel tersebut diperoleh
hasil BB (Belum
Berkembang) hanya ada 2 (dua) diantara indikator yang lain juga sudah
mencapai BSB (Berkembang Sesuai Harapan) hal ini menujukan bahwa
kemajuan pengendalian anak dikatakan mengalami peningkatan dengan
kemamapuan perlahan menyesuaikan emosi wajar, dan bisa menyesuaikan
dengan lingkungan sekitarnya.
Berkembang) hanya ada 2 (dua) diantara indikator yang lain juga sudah
mencapai BSB (Berkembang Sesuai Harapan) hal ini menujukan bahwa
kemajuan pengendalian anak dikatakan mengalami peningkatan dengan
kemamapuan perlahan menyesuaikan emosi wajar, dan bisa menyesuaikan
dengan lingkungan sekitarnya.
Comments
Post a Comment