Assalamualikum,
Tugas Mata Kuliah : Pengelolaan Kegiatan Pengembangan AUD
Hari: Senin, 9 Desember 2019
Buatlah analisis secara individu tentang model pembelajaran anak usia dini di era revolusi 4.0
jawaban langsung ditulis di blogger dengan alamat link yang saya share di bagian komentar
tugas harus dilakukan pada saat jam perkuliahan hari ini pukul 13.00 - 14.40 WIB
Terima Kasih  

Comments

  1. Pendidikan 4.0 adalah program yg dibuat utk mewujudkan pendidikan yg cerdas dan kreatif. Karakteristik pend.4.0 : 1. Tahapan belajar sesuai dgn kemampuan/minat siswa 2. Guru dituntut utk merancang pembelajaran sesuai kebutuhan/minat siswa. 3. Menggunakan penilaian formatif. 4. Guru dituntut utk membantu siswa dlm mencari kemampuan/bakat dan minat. 5. Menempatkan guru sbg mentor. 6. Guru dilatih utk mengembangkan kurikulum. 7. Pengembangan profesi guru

    ReplyDelete
  2. Nama : suryaning ayu febriani
    Npm : 17.1.01.11.0008
    Progam Studi : Pengeloaan Pengembangan

    Pembelajaran di Era "Revolusi Industri 4.0" bagi Anak Usia Dini

    Pada zaman ini kita berada pada zona industri yang sangat extream. Industri yang tiap menit bahkan detik akan berubah semakin maju, yang sering di sebut dengan revolusi industry 4.0. Bagi pendidik maupun peserta didik hari ini kita di siapkan untuk memasuki dunia kerja namun bukan lagi perkerja, tetapi di siapkan untuk membuat lapangan kerja baru yang belum tercipta, dengan menggunakan kemampuan teknologi dan ide kreatif kita. Pendidikan 4.0 adalah suatu program yang di buat untuk mewujudkan pendidikan yang cerdas dan kreatif. Tujuan dari terciptanya pendidikan 4.0 ini adalah peningkatan dan pemerataan pendidikan, dengan cara memperluas akses dan memanfaatkan teknologi. Tidak hanya itu pendidikan 4.0 menghasilkan 4 aspek yang sangat di butuhkan di era milenial ini yaitu kolaboratif, komunikatif, berfikir kritis, kreatif.

    Karakteristik pendidikan 4.0
    • Tahapan belajar sesuai dengan kemampuan dan minat/kebutuhan siswa.
    • Pada tahap ini guru di tutut untuk merancang pembelajaran sesuai dengan minat dan bakat/kebutuhan siswa.
    • Menggunakan penilaian formatif.
    • Yaitu guru di sini di tuntut untuk membantu siwa dalam mencari kemampuan dan bakat siswa.
    • Menempatkan guru sebagai mentor.
    • Guru dilatih untuk mengembangkan kurikulum dan memberikan kebebasan untuk menentukan cara belajar mengajar siswa.
    • Pengembangan profesi guru.
    • Dimana guru sebagai pendidik di era 4.0 tidak boleh menetap dengan satu strata, harus selalu berkembang agar dapat mengajarkan pendidikan sesuai dengan eranya.

    Di dalam pendidikan revolusi industri ini ada 5 aspek yang di tekankan pada proses pembelajaran yaitu:
    • Mengamati
    • Memahami
    • Mencoba
    • Mendiskusikan
    • Penelitian

    Pada dasarnya kita bisa lihat proses mengamati dan memahami yang memiliki satu kesatuan, dan pada proses mengamati dan memahami ini kita bisa memiliki pikiran yang kritis. Pikiran kritis sangat di butuhkan karena dengan pikiran yang kritis maka akan timbul sebuah ide atau gagasan. Dari gagasan yang mucul dari pemikiran kritis tadi maka proses selanjutnya yaitu mencoba/ pengaplikasian. Setelah proses mencoba proses selanjutnya yaitu mendiskusikan. Mendiskusikan di sini bukan hanya satu atau dua orang tapi banyak kolaborasi komunikasi dengan banyak orang. Hal ini dilakukan karena banyak pandangan yang berbeda atau ide-ide yang baru akan muncul. Yang terahir adalah melakukan penelitian, tuntutan 4.0 ini adalah dengan kreatif dan inovatif.. Pendidikan 4.0 ini tidak hanya menumbuhkan ide dan gagasan melalui teknologi dll, namun pada pendidikan lebih banyak menekankan karakter anak.

    ReplyDelete
  3. Nama : Niken Ayu Saptiwi
    NPM : 17.1.01.11.0018
    Program Studi : PG-PAUD
    Mata kuliah : Pengelolaan Pengembangan AUD

    Pembelajaran di era revolusi industri 4.0 pada Anak Usia Dini

    Era pendidikan di era revolusi industri 4.0 memiliki ciri yaitu adanya pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajarannya. Pembelajaran tersebut biasa disebut dengan sistem siber. Sistem tersebut dapat membuat sistem pembelajaran berlangsung secara kontinu tanpa adanya batas ruang dan tanpa adanya batas waktu.
    Dalam era revolusi industri 4.0 tidak lagi ditekankan pada pemerataan dan pemenuhan akses, sarana dan prasana namun ditekankan pada peningkatan kualitas guru agar mampu mengajarkan materi dengan pendekatan penerapan penggunaan Teknologi Informasi (TI) dalam proses belajar mengajar.

    ReplyDelete
  4. Nama : Putri Maula Sujarwati
    NPM : 17.1.01.11.0003
    PRODI : PG- PAUD
    Mata Kuliah : Pengelolaan Kegiatan Pengembangan AUD

    Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0 merupakan suatu program yang bertujuan untuk mewujudkan pendidikan yang cerdas dan kreatif dengan cara memanfaatkan perkembangan teknologi. Pada pendidikan 4.0 lebih menekankan pada karakter anak. salah satu cara untuk menanamkan nilai dan sikap pada anak adalah ,mendorong anak untuk berfikir tingkat tinggi atau HOTS (Higher Order Thinking Skills). HOTS merupakan kemampuan berfikir kritis, logis, dan kreatif tingkat tinggi. ketika anak mempunyai kemampuan berfikir tingkat tinggi diharapkan anak dapat memecahkan masalah di lingkungannya secara kreatif dan inovatif.

    ReplyDelete
  5. Nama : ADEA JERY NURAFITRI
    Npm : 17.1.01.11.0011
    Matkul: Pengelolaan Kegiatan Pengembangan AUD

    Pada era revolusi pendidikan 4.0, pendidikan berperan penting dalam berkembangnya pendidikan anak usia dini yang berbasis teknologi. Dimana pendidikan untuk anak usia dini harus mengikuti jalur 4.0. Pendidikan tersebut mempunyai tujuan dapat terciptanya pendidikan secara merata melalui perluasan akses dan memanfaatkan teknologi. Dalam pendidikan revolusi 4.0 menghasilkan 4 aspek yang dibutuhkan meliputi kolaboratif, komunikatif, berpikir kritis dan kreatif. Sehingga pembelajaran 4.0 yang diterapkan pada anak usia dini guru harus berperan sebagai fasilitator dan anak lebih luas untuk berekspresi dalam menuangkan bakatnya. Anak harus menerapkan 5 aspek meliputi mengamati, memahami, mencoba, mendiskusikan dan penelitian. Tidak lupa mengaitkan pembelajaran yang berbasis STEAM pada anak sehingga anak akan lebih tertarik dan nyaman pada pembelajaran 4.0. Guru memperluas wawasan dalam perkembangan pendidikan sehingga dalam merancang kurikulum pendidikan dan menentukan metode serta desain pembelajaran bagi anak guru lebih mudah. Selain teknologi pada revolusi 4.0 karakter pada anak usia dini juga sangat penting pada pendidikan revolusi 4.0 dimana aspek karakternya meliputi sidiq, amanah, tabliq dan fathonah. Pada hal ini pola asuh utuk membentuk karakter yang baik diperlukan dari lingkungan sekitar maupun lingkungan disekolah dengan menumbuhkan rasa sadar tuhan, sadar diri, sadar hidup, sadar masa dan sadar fitrah. Dan hal paling penting kita harus mencontohkan kepada anak-anak. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa sangatlah penting pendidikan pada revolusi 4.0 diterapkan mengingat pada jaman milenial ini teknologi dan karakter harus digembleng sebaik mungkin dengan motode dan desain yang sesuai pada tahap usia anak.

    ReplyDelete
  6. Nama : Elvira Yosi Rahmawati
    NPM : 17.1.01.11.005
    Mata Kuliah : Pengelolaan Pengembangan AUD

    Era pendidikan yang berubah karena dipengaruhi oleh Revolusi Industri 4.0 biasanya disebut Era Pendidikan 4.0, yang memiliki definisi era pendidikan yang memiliki ciri-ciri menggunakan pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajarannya atau yang lebih dikenal dengan sistem cyber. Sistem ini mampu membuat proses belajar mengajar tidak terbatas ruang dan waktu karena dibantu oleh teknologi.

    Berikut informasi tentang hal-hal apa saja yang harus dipersiapkan dalam bidang pendidikan guna menyiapkan anak-anak muda untuk menghadapi Revolusi Industri 4.0.

    Memperbaiki Sumber Daya Manusia (SDM)
    Memasuki Revolusi Industri 4.0, tingkat persaingan dalam mendapatkan pekerjaan semakin lama semakin ketat. Dari sejumlah perubahan yang harus dilakukan, SDM merupakan hal yang paling utama yang harus diperhatikan.

    Setidaknya ada tiga hal yang perlu diubah Indonesia dari sisi edukasi. Pertama dan yang paling fundamental adalah mengubah sifat dan pola pikir anak-anak muda Indonesia saat ini. Kedua, pentingnya peran sekolah dalam mengasah dan mengembangkan bakat generasi penerus bangsa. Ketiga dan yang terakhir adalah pengembangan kemampuan institusi pendidikan tinggi untuk mengubah model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan zaman saat ini.

    Pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi
    Dalam era revolusi ini, pendidikan yang sangat diperlukan adalah pendidikan yang dapat membentuk generasi kreatif, inovatif dan kompetitif. Hal ini bisa dicapai dengan capat pengoptimalan penggunaan teknologi sebagai alat bantu dalam sarana pembelajaran. Hal itu sangat berguna untuk menghadapi perkembangan teknologi.

    Revisi Kurikulum
    Untuk menghadapi berbagai perubahan inovatif, diperlukan juga reformasi sekolah,  seperti peningkatan kapasitas, profesionalisme guru, kurikulum yang dinamis, sarana dan prasarana andal, dan teknologi pembelajaran yang mutakhir untuk siap menghadapi era revolusi 4.0

    ReplyDelete
  7. Nama : ULVI NOR NOVITASARI
    NPM : 17.1.01.11.0009
    Fak/Prodi : FKIP / PG-PUAD
    Mata Kuliah : Pengelolaan Kegiatan Pengembangan AUD

    Pada zaman kita berada saat ini adalah zaman yang sangat canggih dan teknologi semakin maju. Dan sering kita kenal dengan sebutan revolusi Industry 4.0. Dalam pendidikan 4.0 dibuat untuk mewujudkan pendidikan yang cerdas dan kreatif. Di era milenial ini, yang diperlukan dalam pendidikan 4.0 terdapat 4 aspek yaitu kolaboratif, komunikatif, berpikir kritis dan kreatif. Dan kita harus mempersiapkan generasi muda untuk memasuki dunia revolusi industri 4.0. Kita sebagai guru PAUD harus bisa meningkatkan pendidikan anak usia dini untuk berfikir tingkat tinggi atau HOTS (Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi). Di sini anak diharapkan dapa bersaing dengan kompetitif dan mencipakan inovasi serta kreatif yang dapat mengatasi masalah-masalah yang ada di lingkungan.

    ReplyDelete
  8. Nama : BRIGITA IKA SUSANTI
    NPM : 17.1.01.11.0019
    Fak/Prodi : FKIP / PG-PUAD
    Mata Kuliah : Pengelolaan Kegiatan Pengembangan AUD

    Era Industri 4.0 yang ditandai dengan penggunaan mesin-mesin pintar dalam semua sektor kehidupan, sangat urgen bagi guru untuk mampu menerapkan pembelajaran berbasis teknologi. Urgensi ini diperkuat oleh kenyataan bahwa semua peserta didik saat ini adalah generasi z yang tidak terpisah dari penggunaan mesin pintar dalam kehidupan mereka. Penggunaan teknologi secara intensif telah membentuk berbagai gaya belajar khas dalam diri generasi z dan gaya-gaya belajar itu dapat difasiliasi dengan menggunakan teknologi.

    ReplyDelete
  9. Nama : Endang Sri Handayani
    Npm : 17.1.01.11.0016
    Progam Studi : Pengeloaan Pengembangan

    Analisis model pembelajaran anak usia dini di era revolusi 4.0

    Memasuki era revolusi industry 4.0,
    sebagai garda terdepan dalam dunia
    Memasuki era revolusi industry pendidikan,
    guru harus meng-upgrade kompetensi
    dalam menghadapi era pendidikan 4.0.
    Guru di era revolusi industri 4.0 perannya tak akan tergantikan oleh teknologi.
    Peran guru tak tergantikan karena guru adalah pembentuk karakter anak didik
    melalui pendidikan budi pekerti, toleransi, dan nilai kebaikan. Namun demikian, guru
    perlu mengubah cara mengajar agar lebih menyenangkan dan menarik. Demikian
    juga peran guru berubah dari sebagai penyampai pengetahuan kepada peserta
    didik, menjadi fasilitator, motivator, inspirator, mentor, pengembang imajinasi,
    kreativitas, nilai-nilai karakter, serta team work, dan empati sosial karena jika tidak
    maka peran guru dapat digantikan oleh teknologi.
    Guru di era Revolusi Industri 4.0 perlu memiliki lima kompetensi yang harus
    dimiliki oleh guru yaitu:
    1) educational competence.
    2) competence for technological
    commercialization,
    3) competence in globalization, dunia tanpa sekat, tidak gagap
    terhadap berbagai budaya, kompetensi hybrid dan keunggulan memecahkan
    masalah (problem solver competence).
    4) competence in future strategies, dunia
    mudah berubah dan berjalan cepat sehingga punya kompetensi memprediksi
    dengan tepat apa yang akan terjadi di masa depan berikut strateginya.
    5) counselor
    competence.

    ReplyDelete
  10. Nama : Ima Rodiah
    NPM : 17.1.01.11.0001
    Mata Kuliah : Pengelolaan Pengembangan AUD

    Pendidikan 4.0 adalah suatu program yang di buat untuk mewujudkan pendidikan yang cerdas dan kreatif. Tujuan dari terciptanya pendidikan 4.0 ini adalah peningkatan dan pemerataan pendidikan, dengan cara memerluas akses dan memanfaatkan teknologi. Tidak hanya itu pendidikan 4.0 menghasilkan 4 aspek yang sangat di butuhkan di era milenial ini yaitu kolaboratif, komunikatif, berfikir kritis, kreatif. Mengapa demikian pendidikan 4.0 ini hari ini sedang gencar-gencarnya di publis, karena di era ini kita harus mempersiapkan diri atau generasi muda untuk memasuki dunia revolusi industri 4.0. Pada dasarnya kita bisa lihat proses mengamati dan memahami ini sebenarnya jadi satu kesatuan, pada proses mengamati dan memahami kita bisa memiliki pikiran yang kritis. Pikiran kritis sangat di butuhkan karena dengan pikiran yang kritis maka akan timbul sebuah ide atau gagasan. Dari gagasan yang mucul dari pemikiran kritis tadi maka proses selanjutnya yaitu mencoba/ pengaplikasian. Pada revolusi 4.0 ini lebih banyak praktek karena lebih menyiapkan anak pada bagaimana kita menumbuhkan ide baru atau gagasan. Setelah proses mencoba proses selanjutnya yaitu mendiskusikan. Mendiskusikan di sini bukan hanya satu atau dua orang tapi banyak kolaborasi komunikasi dengan banyak orang. Hal ini dilakukan karena banyak pandangan yang berbeda atau ide-ide yang baru akan muncul. Yang terahir adalah melakukan penelitian, tuntutan 4.0 ini adalah kreatif dan inovatif. Dengan melakukan penelitian kita bisa lihat proses kreatif dan inovatif kita.

    ReplyDelete
  11. Nama : Umi Zahrotul Azizah
    NPM : 17.1.01.11.0023P
    Fak/ prodi : FKIP/ PG PAUD
    Matkul : pengelolaan kegiatan pengembangan AUD
    Pendidikan 4.0 adalah suatu program yang dibuat untuk mewujudkan pendidikan yang cerdas dan kreatif.
    Tujuan nya adalah meningkatkan dan meratakan pendidikan dengan memperluas akses dan memanfaatkan teknologi.
    Pendidikan 4.0 menghasilkan 4 aspek yaitu kolaboratif, komunikatif, berpikir kritis dan kreatif. Karena di era ini kita harus mempersiapkan diri atau generasi muda untuk memasuki dunia revolusi Industri 4.0
    Adapun karakteristik pendidikan 4.0 adalah :
    1. Tehapan belajar sesuai dengan kemampuan dan minat atau kebutuhan siswa
    2. Guru dituntut untuk merancang pembelajaran sesuai dengan minat dan bakat atau kebutuhan siswa
    3. Menggunakan penilaian formatif
    4. Guru dituntut untuk membantu siswa dalam mencari kemampuan dan bakat nya
    5. Guru dilatih untuk mengembangkan Kurikulum dan memberikan kebebasan untuk menentukan cara belajar mengajar siswa
    6. Menempatkan guru sebagai mentor
    7. Pengembangan profesi guru dimana guru sebagai pendidik di era 4.0 maka guru tidak boleh menetap dengan satu strata. Harus selalu berkembang agar dapat mengajarkan pendidikan sesuai dengan eranya.
    Dalam pendidikan revolusi Industri ini ada 5 aspek yang ditekankan pada proses pembelajaran yaitu :
    A. Mengamati
    B. Memahami
    C. Mencoba
    D. Mendistribusikan
    E. Penelitian
    Pada proses mengamati dan memahami kita bisa memiliki pikiran kritis maka akan timbul sebuah ide atau gagasan yang selanjutnya muncul proses pembelajaran mencoba atau mengaplikasikan. Pada revolusi 4.0 lebih banyak praktek karena lebih menyiapkan anak untuk menumbuhkan ide baru atau gagasan
    Setelah itu mendiskusikan yaitu kolaborasi komunikasi dengan banyak orang yang dilakukan karena banyak pandangan yang berbeda atau ide baru akan muncul.
    Setelah itu melakukan penelitian. Tuntutan ini bersifat kritis dan kreatif. Pada pendidikan 4.0 ini tidak hanya menumbuhkan ide dan gagasan melalui teknologi namun lebih banyak menekankan karakteristik anak yang baik dalam prospektif islam yaitu shiddiq, amanah, tabligh dan fatonah

    ReplyDelete
  12. Nama : Nisa Rahmawati
    NPM : 17.1.01.11.0004
    Mata Kuliah : Pengelolaan Pengembangan AUD
    Pendidikan di era revolusi 4.0 merupakan program yang dibuat untuk mewujudkan pendidikan yang sangat cerdas dan kreatif. Hal ini bertujuan agar pendidikan di era revolusi 4.0 mengalami peningkatkan dan pemerataan pendidikan, dengan cara memperluas akses dan memanfaatkan teknologi yang semakih hari semakin berkembang. Hal ini juga diperlukan pendidik yang kolaboratif, komunikatif, berfikir kritis dan kreatif. Di dalam pendidikan revolusi 4.0 juga terdapat 5 aspek proses pembelajaran yaitu mengamati, memahami, mencoba, mendiskusikan dan penelitian. Maka dari itu kita tidak hanyani tidak menumbuhkan ide dan inovasi melalui teknologi, namun pada pendidikan ini lebih mendukung karakter anak.

    ReplyDelete
  13. Nama : Diana Kusuma Dewi
    NPM : 17.1.01.11.0014
    Mata Kuliah : Pengelolaan Pengembangan AUD
    Pendidikan di era revolusi 4.0 merupakan suatu program yang dibuat untuk mewujudkan pendidikan yang cerdas dan kreatif, tujuan dari pendidikan di era revolusi 4.0 adalah untuk meningkatkan dan pemerataan pendidikan dengan cara memperluas akses dan memanfaatkan teknologi. Pendidikan ini juga menghasilkan 4 aspek yang sangat dibutuhkan, yaitu kolaboratif, komunikatif, berfikir kritis dan kreatif. Di dalam pendidikan revolusi 4.0 ada 5 aspek proses pembelajaran yaitu mengamati, memahami, mencoba, mendiskusikan dan penelitian. Karena itu kita harus mempersiapkan diri untuk memulai pendidikan revolusi 4.0. Pendidikan ini tidak hanya menumbuhkan ide dan inovasi melalui teknologi, namun pada pendidikan ini lebih mendukung karakter anak.

    ReplyDelete
  14. Nama: Oktavia nur Fauziah
    Npm: 17.1.01.11.0010
    Tugas matkul: pengelolaan pengembangan Aud
    Pendidikane revolusi industri 4.0 adalah program yang di buat untuk mewujudkan pendidikan yang cerdas dan kreatif. Di dalam pendidikan era revolusi industri 4.0 ada 5 aspek yang harus di tekankan ke peserta didik yaitu:
    1.mengamati
    2.memahami
    3.mencoba
    4.mendiskudikan
    5.penelitian
    Pada pendidikan era revolusi industri 4.0 tetap penggunaan teknologi tetapi juga banyak menekankan dan menanamkan karakter anak yang baik dan berkualitas.

    ReplyDelete
  15. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  16. Nama : EGA SHABRINA
    Prodi : PGPAUD
    NPM : 17.1.01.11.0007
    Mata kuliah : Pengelolaan pengembangan AUD

    Pada zaman ini kita berada pada zona industri yang sangat extream. Industri yang tiap menit bahkan detik dia akan berubah semakin maju, yang sering kita sebut dengan revolusi industry 4.0. Pendidikan 4.0 adalah suatu program yang di buat untuk mewujudkan pendidikan yang cerdas dan kreatif. Tujuan dari terciptanya pendidikan 4.0 ini adalah peningkatan dan pemerataan pendidikan, dengan cara memerluas akses dan memanfaatkan teknologi. pendidikan 4.0 menghasilkan 4 aspek yang sangat di butuhkan di era milenial ini yaitu kolaboratif, komunikatif, berfikir kritis, kreatif. Ada beberapa karakteristik pendidikan 4.0 yaitu:
    1. Tahapan belajar sesuai dengan kemampuan dan minat/kebutuhan siswa.
    2. Guru di tutut untuk merancang pembelajaran sesuai dengan minat dan bakat/kebutuhan siswa.
    3. Menggunakan penilaian formatif.
    4. Guru di tuntut untuk membantu siwa dalam mencari kemampuan dan bakat siswa.
    5. Menempatkan guru sebagai mentor.
    6. Guru dilatih untuk mengembangkan kurikulum dan memberikan kebebasan untuk menentukan cara belajar mengajar siswa.
    7. Pengembangan profesi guru.
    8. Dimana guru sebagai pendidik di era 4.0 maka guru tidak boleh menetap dengan satu strata, harus selalu berkembang agar dapat mengajarkan pendidikan sesuai dengan eranya.
    Di dalam pendidikan revolusi industri ini ada 5 aspek yang di tekankan pada proses pembelajaran yaitu, mengamati, memahami, mencoba, mendidkusikan, penelitian. Proses mengamati dan memahami ini sebenarnya jadi satu kesatuan, pada proses mengamati dan memahami kita bisa memiliki pikiran yang kritis. Pikiran kritis sangat di butuhkan karena dengan pikiran yang kritis maka akan timbul sebuah ide atau gagasan. Dari gagasan yang mucul dari pemikiran kritis tadi maka proses selanjutnya yaitu mencoba/ pengaplikasian. Pada revolusi 4.0 ini lebih banyak praktek karena lebih menyiapkan anak pada bagaimana kita menumbuhkan ide baru atau gagasan. Setelah proses mencoba proses selanjutnya yaitu mendiskusikan. Mendiskusikan di sini bukan hanya satu atau dua orang tapi banyak kolaborasi komunikasi dengan banyak orang. Hal ini dilakukan karena banyak pandangan yang berbeda atau ide-ide yang baru akan muncul. Yang terahir adalah melakukan penelitian, tuntutan 4.0 ini adalah kreatif dan inovatif. Dengan melakukan penelitian kita bisa lihat proses kreatif dan inovatif kita.
    Pendidikan 4.0 ini tidak hanya menumbuhkan ide dan gagasan melalui teknologi, namun pada pendidikan 4.0 ini lebih banyak menekankan karakter anak. Membangu karakter anak baik ada 4 aspek dalam prospektif islam yaitu sidiq, amanah, tabliq dan fathonah. Bagaimana kita menumbuhkan karakter baik pada anak dengan pola asuh yang benar dan menumbuhkan rasa sadar tuhan, sadar diri, sadar hidup, sadar masa dan sadar fitrah.

    ReplyDelete
  17. Nama : JUWAIDAH
    NIM :17.1.10.0020P
    Mata Kuliah : Pengelolaan Pengembangan AUD

    Revolusi Industri 4.0 ditandai dengan cyber -phyical yaitu revolusi yang berbasis mesin, teknologi, data dan internet. untuk menghadapi revolusi industri 4.0 diperlukan persiapan , metode dan model pembelajaran yang tepat. pendidikan 4.0 merupakan fenomena yang timbul atas respon industri 4.0 dimana manusia dan mesin diselaraskan untuk memperoleh solusi memecahkan masalah yang dihadapi, serta menemukan berbagai kemungkinan inovasi baru yang dapat dimanfaatkan untuk kehidupan manusiamodern.
    adapun pendekatan pembelajaran yang bisa digunakan adalah STEAM singkatan dari Sains (Science), Teknologi (Technology), Teknik (Engineering), Seni (Art), dan matematika (Mathematic). yaitu sebuah pendekatan pembelajaran terpadu yang mendorong anak berfikir lebih luastentang masalah dunia nyata.
    Adapun komponen dalam STEAM adalah
    1. pemecahan masalah melalui inovasi dan desain
    2. keterkaitan antara asesmen , rnecana pembelajaran dan standart pembelajaran
    3. kombinasi lebih dari satu subyek
    4. lingkungan pembelajaran yang standart dan berbasis learning
    5. fokus yang terjadi pada kehidupan.
    Fondasi STEAM terletak pada pembelajaran inkuiri, pemikiran kritis, dan berbasis proses yaitu mengajukan petanyaan, menimbulkan rasa ingin tahu dan mampu menemukan solusi masalah..
    Bahan ajar untuk Pembelajaran STAEM:
    1. Ketrampilan guru dalam mengkolaborasikan , menmukan, mengembangkan berbagai jenis material pembelajaran yang bersumber pada alam sekitar
    2. minat dan kesungguhan guru serta kreatif menemukan serta mngembangkan material yang ada dilingkungan sekitar
    3. bahan ajar terintegrasi dengan 6 spek perkembangan
    4. menggunakan bahan ajar yang bersifat holistik dan terpadu.
    Bahan ajar /media yang digunakan adalah LOOSE PART yaitu bahan yang dapat dipindahkan, dibawa, digabungng, dan dirancang ulang dan disatukan kembali dengan berbagai cara. loose part menciptakan kemungkinan kreatif tanpa batas dalam aktifitas pembelajaran dan mengundang kreatifitas. loose part dapat digunakan sebagai alat untuk mengeksplorasi berbagai pemecahan masalah, kreatifitas, konsentrasi, motorik halus dan kasar,sains, pengembangan bahasa , seni, logika, matematika, teknik dan teknologi. loose part dapat diperoleh dari lingkungan sekitar. seperti : kertas,kardus bekas, batu, pasir, kancing, pecahan genteng, botol bekas, ban bekas, potongan pipa, pohon pisang dan masih banyak lagi yang dapat diperoleh dari lingkungan sekitar.
    Model pembelajaran yang bisa dipilih adalah area, kelompok dan sentra yang terpenting metode atau pendekatan STEAM diterapkan dengan sebaik-baiknya dan bahan loose part digunakan dengan maksimal akan mempersiapkan Anak Usia Dini menghadapi Revolusi industri 4.0

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pentingnya Perencanaan Pembelajaran Anak Usia Dini

MAKNA, TUJUAN, FUNGSI, DAN PRINSIP PENGEMBANGAN ANAK USIA DINI