Materi: Ke-PGRI-an (Kamis, 12 Maret 2020) kelas IA dan IB Prodi Bahasa Inggris
Tema Materi:
Jatidiri, sifat dan Semangat PGRI
1. Jati diri PGRI adalah identitas organisasi guru yang diwujudkan oleh PGRI
sebagai pribadi, sebagai warga Negara dan sebagai tenaga profesi. Artinya meningkatkan prilaku profesi kepada suatu standar kehlian yang
diinginkan oleh masyarakat umum
Sebagaimana telah tercantum dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah
Tangga (AD/ART) PGRI, pasal 3, bahwa jati diri PGRI adalah sbb:
a. PGRI sebagai organisasi profesi
b. PGRI sebagi organisasi perjuangan
c. PGRI sebagai organisasi ketenagakerjaan
2. SIFAT-SIFAT PGRI
Sifat-sifat organisasi PGRI:
Berdasarkan AD/ART PGRI, pasal 4 bahwa sifat-sifat organisasi PGRI adalah:
- Unitaristik, yaitu tanpa memandang perbedaan ijazah, tempat kerja, kedudukan. Agama, suku, golongan, gender dan asal-usul.
- Independen, berlandaskan kepada prinsip kemandirian organisasi dengan mengutamakan kemitrasejajaran dengan berbagi pihak.
- Non Partai Politik, bukan merupakan bagian dari dan tidak berafiliasi dengan partai politik.
Semangat organisasi PGRI:
PGRI memiliki dan melandasi kegiatannya pada semangat demokrasi,
kekeluargaan, keterbukaan dan tanggung jawab etika , moral serta hukum.
Berarti PGRI suatu organisasi bersifat keterbukaan dan tidak ada yang
ditutupi baik antar pengurus maupun pengurus dengan anggotanya. Semua
anggota merasa memiliki organisasi ini. Tidak harus tepacu saling
berebut jadi pengurus atau peran sesuatu atau kepanitiaan. Hal ini
terasa ketika mengambil suatu keputusan atas nama suatu organisasi
haruslah diambil atas keputusan rapat dan dicantumkan dalam keputusan
itu dan langsung menjadi dokumen yang ditetapkan bersama, dilaksanakan
bersama-sama, disosialisasikan secara bersama-sama dan dikampanyekan
bersama-sama dan bertanggung jawabkan bersama-sama. Jadi tidak ada
keputusan atau kegiatan yang ditutup-tutupi. Dalam hal ini pengurus
besar PGRI mengemukakan bahwa visi dan misi PGRI dapat terwujud dengan
adanya keterbukaan atau transparasi dalam organisasi.
NB: TUGAS MAHASISWA
kelompok 2: Sifat-sifat PGRI sesuai AD/ARTdan implementasi yang sudah dilakukan oleh anggota PGRI
kelompok 3: Semangat PGRI sudah diimplementasikan dengan bukti nyata apa pada anggota PGRI
-------------------------------------- Selamat Mengerjakan ------------------------------------
NB: TUGAS MAHASISWA
- Buatlah Kelas menjadi 4 kelompok kemudian diskusikan tentang:
kelompok 2: Sifat-sifat PGRI sesuai AD/ARTdan implementasi yang sudah dilakukan oleh anggota PGRI
kelompok 3: Semangat PGRI sudah diimplementasikan dengan bukti nyata apa pada anggota PGRI
- Jawaban diskusi langsung di tulis di coment blogger sesusi dengan link yang sudah dikirim selama jam perkuliahan diskusi dilakukan apabila mengisi comentar di blogger diberikan waktu paling lambat pukul 12.00 hari ini Kamis, 12 maret 2020
-------------------------------------- Selamat Mengerjakan ------------------------------------
Nama Kelompok :
ReplyDelete1. Cynthia Untsa Libasa
2. Pramesti Wahyu Fandini
3. Ahmad Haris Ilhamsyah
4. Yeri Febrian
5. Anisa Rahmawati
6. Nila Nisaul Hasanah
Jawaban :
Jati diri pada hakekatnya adalah landasan filosofis yang menjadi norma dalam pola pikir, sikap perbuatan dan tindakan yang bersifat mengikat dan ditaati oleh para anggotanya.
Jati diri PGRI adalah perwujudan dari sifat-sifat yang khas PGRI yang tampak dalam nilai-nilai, pola pikir, sikap perbuatan, tindakan, perjuangan dan profesionalisasi yang di dasarkan pada falsafah negara Pancasila dan UUD 1945, serta jiwa, Semangat dan Nilai-nilai 1945. Jati diri PGRI sesuai aslinya saat PGRI dilahirkan sebagai berikut, Membela dan mempertahankan Republik Indonesia. (Organisasi Perjuangan), Memajukan pendidikan seluruh rakyat berdasarkan kerakyatan (Organisasi Profesi), dan Membela dan memperjuangkan nasib guru khususnya dan nasib buruh pada umumnya (organisasi ketenagakerjaan).
Kongres XVlll, memutuskan PGRI kembali ke jati dirinya, yaitu PGRI sebagai organisasi perjuangan, profesi dan ketenaga kerjaan. Jati diri ini merupakan Jati diri yang sama dengan jati diri PGRI sejak kongres Guru Indonesia yang pertama di Solo. Pada Kongres PGRI XVIII tahun 1998 diputuskan bahwa jati diri PGRI adalah Organisasi Perjuangan, Organisasi Profesi dan Organisasi Ketenagakerjaan. Pada masa bhakti XXl, PB PGRI dengan Team tujuh untuk menggodok perubahan AD/ART mewacanakan adanya perubahan Jati diri PGRI, yaitu sesuai draf awal yang dibuat oleh team tujuh tidak lagi mencantumkan jati diri ketenaga kerjaan dari tiga jati diri yang selama ini ada. Organisasi Perjuangan,Organisasi Profesi dan Organisasi Ketenagakerjaan hasil kongres XXl urutan Jati diri PGRI berubah menjadi Organisasi Profesi, Organisasi Perjuangan dan Organisasi Ketenaga kerjaan.
Lanjutan materi Kelompok 1
ReplyDeleteSebagaimana telah tercantum dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PGRI, pasal 3, bahwa jati diri PGRI adalah sebagai berikut:
1. PGRI Sebagai Organisasi Profesi
berarti suatu organisasi yang terdiri dari guru-guru dan tenaga kependidikan yang sejawat berkumpul dalam suatu wadah persatuan atau perkumpulan dan berjuang mewujudkan semua amanat keputusan organisasi baik yang tersurat maupun yang tersirat sesuai dengan ketentuan atau aturan mainnya. Sebagai organisasi profesi, PGRI mempunyai fungsi sebagai wadah kebersamaan, rasa kesejawatan atau seprofesi dalam mewujudkan peningkatan keahliannya atau kariernya dalam menjalankan tugas-tugas keprofesiannya secara professional. Artinya meningkatkan prilaku profesi kepada suatu standar keahlian yang diinginkan oleh masyarakat umum. Berarti sudah semestinya memiliki peningkatan keahlian yang mempunyai standar mutu.
2. PGRI sebagai organisasi perjuangan
adalah mengemban amanat dan cita-cita proklamsi 17 agustus 1945, menjamin, menjaga dan mempertahankan keutuhan dan kelangsungan NKRI dengan membudayakan nilai-nilai luhur Pancasila. Maknanya adalah PGRI merupakan wadah bagi para guru dalam memperoleh, mempertahankan, meningkatkan dan membela hak-hak azasinya baik sebagai pribadi, anggota masyarakat, warga Negara, maupun pemangku profesi keguruan. PGRI berjuang untuk mewujudkan hak-hak kaum guru dalam wadah NKRI.
3. PGRI sebagai organisasi ketenagakerjaan
adalah organisasi yang menyadari bahwa anggotanya mempunyai hak untuk bekerja, untuk memilih tempat kerja secara bebas untuk memperoleh lingkungan kerja yang pantas dan aman dan untuk dilindungi dan hak untuk mendapatkan upah dan pekerjaan secara adil tanpa diskriminasi serta hak untuk membentuk dan bergabung dalam serikat pekerja (traid union) untuk melindungi kebutuhan-kebutuhannya.PGRI merupakan wadah pejuangan hak-hak azasi guru sebagai pekerja terutama dalam kaitannya dengan kesejahteraan. Ketenagakerjaan atau disebut organisasi serikat pekerja adalah suatu jenis organisasi yang didirikan sendiri oleh anggotanya, dilaksanakan oleh anggotanya dan untuk kepentingan anggotanya itu sendiri tanpa intervensi dari pihak luar. Dari ringkasannya dari anggota dan untuk anggota. Itulah serikat pekerja. Guru sebagai kelompok tenaga kerjaprofesional memerlukan jaminan yang pasti menyangkut hukum, kesejahteraan, hak-hak pribadi sebagai warga Negara.
Nama Kelompok :
ReplyDeleteProdi : English Education Department 1A
1. Regina Mayang Sari 19.1.01.08.000
2. Verina Eka Fitrianty 19.1.01.08.0004
3. Eka Aprillia Putri 19.1.01.08.0007
4. Merisa Wahyuningtias 19.1.01.08.0010
5. Dina Merry Anggraini 19.1.01.08.0014
6. Sultan M Al-hezaid 19.1.01.08.0026
(1) PGRI adalah organisasi yang bersifat :
a. Unitaristik tanpa memandang perbedaan ijazah,tempat kerja, kedudukan,agama,suku,golongan,gender,dan asal-usul.
Cara mengimplementasikan : Terbukti dalam kenyataannya bahwa diketahui banyak guru yang berasal dari ras,budaya,suku,agama dan status ekonomi yang berbeda-beda.
b. Independen yang berlandaskan pada prinsip kemandirian organisasi dengan mengutamakan kemitrasejajaran dengan berbagai pihak.
Cara mengimplementasikan : terbukti dalam kenyataannya bahwa PGRI tidak bergantung pada pihak mana pun.
c.Non partai politik, bukan merupakan bagian dari dan tidak berafiliasi kepada partai politik.
Cara mengimplementasikan : PGRI bukan partai politik, tidak di bawah partai politik dan tidak akan menjadi partai politik. Bukan hanya dengan partai politik saja tetapi dengan lembaga lainnya, serta tidak mengikuti kelompok lain, tidak dalam pengaruh lembaga lain apalagi partai politik.
KELOMPOK 3/ 1B
ReplyDeleteNama Kelompok :
1. Indra Putra Prihadi ( 19.1.01.08.0038)
2. Wilujeng Hari Safitri ( 19.1.01.08.0036)
3. Melani Wahyu Diana ( 19.1.01.08.0047)
4. Arisanti Locita Cahyarani ( 19.1.01.08.0034)
5. M. Badrus Kustyanto ( 19.1.01.08.0055)
6. Yessy Triasepta Hudiati ( 19.1.01.08.0059)
7. Nike Aprilia ( 19.1.01.08.0062)
Semangat organisasi PGRI:
PGRI memiliki dan melandasi kegiatannya pada semangat demokrasi, kekeluargaan, keterbukaan dan tanggung jawab etika , moral serta hukum.
Beberapa perjuangan PGRI yang telah dilakukan selama ini antara lain sebagai berikut :
1. Mengusulkan kenaikan gaji pada tahun 1999 kepada Presiden, dan hasilnya gaji PNS naik Rp 155.250,00.
2. Tahun 2000 PGRI mengusulkan tunjangan pendidikan bagi guru, hasilnya tunjangan fungsional guru naik 150%.
3. Mengusulkan agar guru TK mendapat perhatian, hasilnya ada Direktur PAUD, pengangkatan guru TK dan peningkatan kesejahteraan guru TK.
4. Pemaksimalan penggunaan ASKES agar dapat digunakan di RS Swata. Hasilnya sekarang ASKES bida digunakan di RS Swata.
5. Tunjangan THR dan tambahan kesejahteraan bagi guru. Hasilnya pemerintah kabupaten/kota telah mencairkan tunjangan THR dan dana kesejahteraan bagi seluruh PNS di jajarannya.
6. Rekruitmen PNS khususnya guru, hasilnya dilakukan secara nasional. Mengusulkan agar Guru GTT di sekolah negeri diangkat menjadi PNS. Hasilnya guru kontrak secara otomatis diangkat menjadi PNS meskipun secara bertahap. Bahkan di Depag seluruh data guru yang masuk dalam data Dbase secara bertahap akan diangkat menjadi PNS.
7. Mengusulkan adanya sistem penggajian guru tersendiri pada pemerintah.
8. Mengusulkan kenaikan tunjangan fungsional guru.
9. Mengusulkan sistem pembinaan PNS secara nasional, termasuk pemberian kesejahteraannya.
10. Mengawal dan mendesak pemerintah agar segera mengeluarkan PP tentang Guru sesuai dengan amanat UU GD, hiingga terbitlah Permendiknas No. 18/2007 tentang pelaksanaan sertifikasi guru.
11. Mengawal agar pelaksanaan sertifikasi guru tidak menciderai kepentingan guru di dalam berkarya dan memperoleh hak-haknya.
12. Melakukan kajian terhadap peningkatan profesi dan kesejahteraan guru.
kelompok 1 :
ReplyDelete1. Lilis Diah Wulandari (19.1.01.08.0037)
2. Arestu Mulya Marjuki Tanjung (19.1.01.08.0040)
3. Ramadhani Trio Ghussolikh (19.1.01.08.0042)
4. Aminah Erita Purnadesia (19.1.01.08.0043)
5. Muhammad Fajar Riadi (19.1.01.08.0050)
6. Salasabilla Aliya Tsabita Santo (19.1.01.08.0051)
7. Melenia Kristisara Putri (19.1.01.08.0054)
8. Abdullah Wicaksono (19.1.01.08.0057)
Mendiskripsikan jati diri PGRI sesuai dengan AD/ART
Jati diri adalah ciri-ciri, gambaran, atau suatu benda atau idnetitas, inti, jiwa dan daya gerak dari dalam, spiritual.
JATI DIRI PGRI
Menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah:
1. ciri-ciri, gambaran atau suatu benda, identitas.
2. inti, jiwa dan daya gerak dari dalam, spritualisasi. Jati diri PGRI adalah identitas organisasi guru yang diwujudkan oleh PGRI sebagai pribadi, sebagai warga Negara dan sebagai tenaga profesi.
Menurut PB PGRI (2000), jatidiri PGRI merupakan urat nadi perkembangan dan keberadaan PGRI dalam keseluruhan perjalanan bangsa untuk mewujudkan hak-hak azasi guru, sebagai pribadi, warga Negara dan pengembang profesi.
Sebagaimana telah tercantum dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PGRI, pasal 3, bahwa jati diri PGRI adalah sbb:
1. PGRI sebagai organisasi profesi
PGRI sebagai organisasi profesi berarti suatu organisasi yang terdiri dari guru-guru dan tenaga kependidikan yang sejawat berkumpul dalam suatu wadah persatuan atau perkumpulan dan berjuang mewujudkan semua amanat keputusan organisasi baik yang tersurat maupun yang tersirat sesuai dengan ketentuan atau aturan mainnya. Sebagi organisasi profesi, PGRI mempunyai fungsi sebagi wadah kebersamaan, rasa kesejawatan atau seprofesi dalam mewujudkan peningkatan keahliannya atau kariernya dalam menjalankan tugas-tugas keprofesiannya secara professional. Artinya meningkatkan prilaku profesi kepada suatu standar kehlian yang diinginkan oleh masyarakat umum. Berarti sudah semestinya memiliki peningkatan kehlian yang mempunyai standar mutu.
2. PGRI sebagi organisasi perjuangan
PGRI sebagai organisasi pejuangan artinya menurut AD/ART adalah mengemban amanat dan cita-cita proklamsi 17 agustus 1945, menjamin, menjaga dan mempertahankan keutuhan dan kelangsungan NKRI dengan membudayakan nilai-nilai luhur Pancasila. Maknanya adalah PGRI merupakan wadah bagi para guru dalam memperoleh, mempertahankan, meningkatkan dan membela hak-hak azasinya baik sebagai pribadi, anggota masyarakat, warga Negara, maupun pemangku profesi keguruan. PGRI berjuang untuk mewujudkan hak-hak kaum guru dalam wadah NKRI.
3. PGRI sebagai organisasi ketenagakerjaan
PGRI sebagai organisasi ketenagakerjaan adalah organisasi yang menyadari bahwa anggotanya mempunyai hak untuk bekerja, untuk memilih tempat kerja secara bebas untuk memperoleh lingkungan kerja yang pantas dan aman dan untuk dilindungi dan hak untuk mendapatkan upah dan pekerjaan secara adil tanpa diskriminasi serta hak untuk membentuk dan bergabung dalam serikat pekerja (traid union) untuk melindungi kebutuhan-kebutuhannya.PGRI merupakan wadah pejuangan hak-hak azasi guru sebagai pekerja terutama dalam kaitannya dengan kesejahteraan. Ketenagakerjaan atau disebut organisasi serikat pekerja adalah suatu jenis organisasi yang didirikan sendiri oleh anggotanya, dilaksanakan oleh anggotanya dan untuk kepentingan anggotanya itu sendiri tanpa intervensi dari pihak luar. Dari ringkasannya dari anggota dan untuk anggota. Itulah serikat pekerja. Guru sebagai kelompok tenaga kerjaprofesional memerlukan jaminan yang pasti menyangkut hukum, kesejahteraan, hak-hak pribadi sebagai warga Negara.
Kelompok 2 / 1-B Pendidikan Bahasa Inggris
ReplyDelete1. Anis Yona W (19.1.01.08.0060)
2. Adinda Aulia A (19.1.01.08.0061)
3. Soraidah Magfiratul J (19.1.01.08.0048)
4. Reka Hani Hamida (19.1.01.08.0045)
5. Fadhila Ziahtinayasari (19.1.01.08.0032)
6. Yanuar Lazuardy (19.1.01.08.0041)
7. Ratih Krisnoviani (19.1.01.08.0056)
8. Firda Anisa Sukmayani (19.1.01.08.0046)
Sifat-sifat organisasi PGRI:
Berdasarkan AD/ART PGRI, pasal 4 bahwa sifat-sifat organisasi PGRI adalah:
Unitaristik, yaitu tanpa memandang perbedaan ijazah, tempat kerja, kedudukan. Agama, suku, golongan, gender dan asal-usul.
Cara mengimplementasikan ; Tanpa memandang perbedaan artinya netral. Ini berarti bahwa guru dibawah naungan organisasi PGRI melaksanakan tugasnya harus menggunakan sifat profesionalitas tanpa dipengaruhi pertimbangan unsur-unsur diluar pendidikan. Landasan tersebut tertera dalam sumpah guru, dimana guru benar-benar diminta untuk mengabadikan dirinya untuk menjadi teladan bagi peserta didik dengan tetap menaati dan menghormati kode etik guru Indonesia.
Independen, berlandaskan kepada prinsip kemandirian organisasi dengan mengutamakan kemitrasejajaran dengan berbagi pihak.
Cara mengimplementasikan ;
- Membina persatuan & kesatuan bangsa berwatak kekeluargaan
- Mendidik, mengajar, membimbing & mengevaluasi proses & hasil pembelajaran peserta didik tanpa melihat ras, agama, & derajat sosial.
Non Partai Politik, bukan merupakan bagian dari dan tidak berafiliasi dengan partai politik.
Cara mengimplementasikan ; PGRI bukan partai politik, tidak dibawah partai politik & tidak akan menjadi partai politik. Dalam artian tidak berpatisipasi baik langsung maupun tidak langsung, dalam tindakan maupun ucapan, dalam pikiran maupun perilaku, apalagi partai politik. Untuk menjaga keutuhan PGRI dan hanya perpecahan yang akan merugikan PGRI bangsa & negara.